Budaya Suku Padoe

By Everd Roy Muhea 28 Sep 2016, 09:21:30 WIBSeni & Budaya
Budaya Suku Padoe.

Sejarah

Pada era pemberontakan DI/TII Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan, banyak orang Padoe kembali ke tanah nenek moyang mereka ke Sulawesi Tengah seperti ke Beteleme, Poso, Taliwan, Parigi, dan lain-lain. Hal ini menyebabkan suku Padoe banyak tersebar dan berdiam di wilayah Sulawesi Tengah hingga kini.

Dahulu orang Padoe menganut agama kepercayaan Melahomua, sebuah aliran kepercayaan yang meyakini kekuatan alam, pohon yang dianggap keramat, gunung, bukit, hingga hal-hal kecil lainnya. Orang Padoe akan memberikan persembahan kepada benda yang dianggap bisa membawa berkah

Pada tahun 1920-an para misionaris Kristen memasuki wilayah suku Padoe dan memperkenalkan agama Kristen kepada masyarakat suku Padoe. Pada awalnya sangat sedikit yang mengikuti ajaran Kristen. Tapi perlahan-lahan akhirnya mereka semua menerima agama Kristen, dan saat ini mereka menjadi penganut agama Kristen yang taat.

Pada tahun 1965 banyak orang Padoe yang kembali ke kampung halamannya di Sulawesi Tengah, akibat adanya pergerakan Darul Islam Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang dipimpin Kahar Muzakkar sejak 1950 hingga 1965 adalah masa suram yang membuat mereka terpencar-pencar ke berbagai daerah.

Tahun 1968 ketika perusahan tambang nickel PT Inco membuka eksplorasinya, secara perlahan para penduduk yang tersebar mulai kembali mendatangi kembali daerahnya.


Video Terkait: